Sinopsis utama dari buku Dikotomi Pendidikan Islam: Historisitas dan Implikasi pada Masyarakat Islam karya Prof. Dr. H. Baharuddin, M.Pd.I., dkk. berfokus pada kritik terhadap dualisme sistem pendidikan yang memisahkan secara kaku antara ilmu agama (qauliyah) dan ilmu umum (kauniyah).
Buku ini hadir sebagai panduan akademis yang ditujukan bagi calon pendidik maupun mahasiswa kependidikan agar dapat memahami keadaan psikologis dan kejiwaan peserta didik secara komprehensif. Melalui pemahaman kejiwaan yang tepat, seorang guru dapat merancang sistem pembelajaran yang lebih efektif dan mencapai keberhasilan pendidikan yang maksimal.
Buku ini menjelaskan secara lugas dan jelas teori-teori belajar dan pembelajaran; Behaviorisme, Kognitivisme, humanisme, dan Konstruktivisme. Teori-teori tersebut digunakan sebagai kerangka dalak melaksanakan proses pembelajaran yang tidak hanya menarik, tetapi juga mampu memberikan ruang bagi murid untuk berkreativitas dan terlibat secara aktif sepanjang proses pemebalajaran tanpa rasa jenuh, …
Selama ini, pendidikan sering disebut dengan 'pabrik intelektual' yang mampu melahirkan pelaku-pelaku pembangunan yang tangguh. Namun, sering kali pendidikan tidak berhasil nengelola dan memproduksi potensi kemanusiaan lainnya terutama yang bermuara pada batiniyah. Untuk itu, harus dicarikan sebuah konsep pendidikan yang berangkat dan berorientasi pada potensi dagar manusia secara lebih sistema…
Perkembangan dan pertumbuhan seorang anak sangat menentukan keberhasilannya dalam menempuh pendidikan. Inilah yang menjadi tugas utama seorang pendidik. Seorang guru dituntut harus memahami kondisi psikologis anak didiknya agar dapat mengarahkan mereka mencapai keberhasilan belajar, tidak hanya secara fisik, melainkan juga secara psikis.Buku ini hadir sebagai buku pegangan tepercaya untuk mempe…