Melalui buku ini, Duski Ibrahim mengungkap sisi penting pemikiran Asy-Syatibi dalam menjembatani teks keagamaan dengan kemaslahatan nyata manusia (maqashid al-syariah). Buku ini menjadi rujukan penting bagi akademisi dan praktisi hukum Islam untuk memahami bagaimana hukum Islam dapat tetap relevan, elastis, dan solutif tanpa harus kehilangan pijakan orisinalitasnya.