Text
Penggunaan sistem Hisab dan Rukyat di Indonesia ( Studi tetang interaksi Muhammadiyah dan NU)
Buku yang diadaptasi dari disertasi ini mengkaji persoalan hisab dan rukyat di Indonesia dengan memfokuskan studi pada dua organisasi kemasyarakatan Islam terbesar, yaitu Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah.Pemilihan kedua ormas ini didasarkan pada realitas bahwa NU dan Muhammadiyah kerap dipandang oleh banyak kalangan sebagai simbol perbedaan—bahkan perpecahan—di tengah umat Islam Indonesia, terutama ketika terjadi perbedaan penentuan awal bulan kamariah. Dalam konteks sistem Kalender Hijriah di Indonesia, titik perbedaan yang paling tampak antara keduanya terletak pada metode penentuan yang digunakan (NU dengan rukyatul hilal dan Muhammadiyah dengan hisab wujudul hilal).Buku ini menyoroti bahwa perdebatan dan penggunaan kedua metode tersebut sering kali hanya hangat dibicarakan dan terfokus secara parsial pada momentum krusial, yaitu awal Ramadan, Syawal, dan Zulhijah, padahal Kalender Hijriah sejatinya merupakan satu kesatuan sistem penanggalan yang utuh. Melalui pendekatan historis dan sosiologis, karya ini membedah dinamika hubungan, titik temu, serta akar epistemologi yang melandasi interaksi pemikiran antara NU dan Muhammadiyah dalam menentukan awal bulan demi membangun sistem penanggalan Islam yang integratif di Indonesia.
Tidak tersedia versi lain